Suka Dunia Film dan Ingin Memulai Bisnis? Simak Langkah Berikut Ini

Share This Post

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on email

Saat ini, dunia perfilman Indonesia tengah di puncak kepamoran dan memiliki kredibilitas tinggi sejak beberapa sutradara muda mencoba untuk mendobrak sesuatu yang baru. Beberapa sutradara muda seperti Joko Anwar, Timo Tjahyanto, hingga Wregas (yang telah tampil di Festival Film Cannes) pun melakukan dobrakan film hingga pecinta film Indonesia terhibur.

Bagi Youngsters pecinta dunia perfilman dan tengah ingin membangun bisnis di dunia film namun belum tahu langkah yang tepat, jangan khawatir. Dalam artikel ini kamu akan diberikan beberapa informasi mengenai langkah yang tepat dalam membangun production house yang tepat sehingga kamu tidak kehilangan arah ketika membangun bisnis ini.

Langkah Awal Membangun Bisnis Film

Perusahaan film sama dengan perusahaan lainnya. Itu berarti tidak ada badan hukum khusus yang mengurus dunia perfilman ketika kamu ingin membangun perusahaan film. Untuk langkah awal membuat perusahaan film, kamu harus memilih nama yang belum digunakan perusahaan lain (menghindari hak cipta), mengontak badan hukum yang berkaitan, selain itu kamu juga dapat membuat website dan juga jejaring sosial untuk memperkenalkan bisnis Anda ini kepada umum.

Merancang Planning 

Kesuksesan Youngsters dalam menjalankan perusahaan film kamu ditentukan oleh planning bisnis yang baik dan terencana. Segera tentukan cara distribusi film kamu, buat tim yang kompak disertai perencanaan matang menegnai bujet dan schedule, serta pikirkan berbagai langkah agar film kamu ini bisa memberi keuntungan bagi investor perusahaan kamu.

Mengumpulkan Bujet untuk Film

Banyak jalan untuk mengumpulkan uang untuk film. Nah di sinilah planning bisnis kamu akan berperan besar. Kamu bisa membawa planning ke perusahaan produksi atau studio dan kerjasama dengan seorang produser. Tidak hanya sampai di situ saja, kamu juga dapat mencari funding dari produk atau jasa (placement), mencari investor, dan memebuat crowdfunding. Selain itu kamu juga dapat meminjam modal sebagai bentuk mendapatkan bujet untuk film.

Tim Pembuatan Film

Tentunya Youngsters sudah tahu bahwa dalam pengerjaan film tidak bisa dikerjakan sendirian bukan? Pasti kamu membutuhkan beberapa personel untuk merealisasikan ide kamu yang masih dalam bentuk naskah. Setiap perusahaan film idealnya memiliki empat jabatan sesuai dengan jobdesc-nya masing-masing, yakni:

-Head of Development untuk mengerjakan naskah dan screenwriting;

-Head of Production untuk menentukan bujet dan menjadwal produksi;

-Head of Post-Production untuk mengurus proses editing;

-Head of Film Sales and Production untuk menentukan proses penjualan dan pemasaran film.

Distribusi Film

Bergelut di dunia perfilman tanpa strategi distribusi yang baik merupakan tindakan yang sangat buruk. Seiring perkembangan teknologi dan jenis media di era milenial saat ini membuat semakin banyaknya bermunculan filmmaker baru yang ingin ‘unjuk gigi’ di depan penikmat sineas. Oleh karena itu kamu harus jauh lebih kreatif lagi dalam memanfaatkan berbagai jenis media, misalnya seperti media sosial untuk mempromosikan film kamu, serta memanfaatkan fitur online ticketing untuk mendapatkan uang.

Selain itu Youngsters juga perlu mendistribusikan ke bioskop-bioskop kecil yang menayangkan film-film indie sebagai bentuk distribusi dan juga marketing untuk memamerkan film kamu.

Share inspirasi dan informasi untuk para Youngsters di Indonesia dengan menulis blog-blog yang up-to-date, seperti blog yang satu ini. Klik di sini untuk kirim tulisan kamu!

More To Explore

Social Project

Sustainable School oleh Youngsters Semarang

Mandiri Youngsters Semarang bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Semarang, Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI), dan Yayasan Edunesia telah menyelenggarakan

Social Project

Transformative Exchange

Transformative Exchange dibagi menjadi 2 agenda yang saling berkelanjutan. Acara pertama yaitu Social Transform Day, diadakan pada tanggal 24 November 2019 bertepatan dengan kegiatan Car