Sedotan Bambu untuk Bumi

“Planet or plastic?” “I choose Planet! Will you?” inilah pertanyaan yang tim Youngsters Tangerang serukan dalam rangka kampanye terkait pentingnya menjaga lingkungan, dengan mengurangi pemakaian plastik untuk kegiatan sehari-hari, khususnya sedotan plastik.

Adanya fakta yang sangat mencengangkan bahwa penggunaan sedotan plastik di Indonesia mencapai 93,2 juta unit per hari, dan semua itu akan  berakhir menjadi sampah yang merusak lingkungan dan mengancam kelangsungan bumi tempat kita tinggal.Tim Youngsters Tangerang sangat concern terhadap hal ini, oleh karena itu dengan bekerjasama dengan salah satu komunitas Bambu di wilayah tangerang ‘Topi Bambu Foundation’, mereka mengadakan rangkaian acara 

Bamboo Straw Campaign terhadap pihak yang membutuhkan edukasi. Acara campaign terdiri dari dua bagian, bagian pertama adalah “Youngsters Tangerang Goes To School” yang telah diadakan pada tanggal 6 November lalu, dimana campaign  tersebut ditujukan untuk adik-adik sekolah dasar. Mengapa harus kunjungan ke sekolah? Tim Youngsters percaya bahwa kesadaran/awareness untuk menjaga lingkungan harus ditanamkan sejak kecil. Sekolah dimana tempat mereka belajar dan berprestasi, juga diharapkan menjadi tempat untuk memberikan informasi terupdate saat ini khusunya terkait kondisi planet tempat kita hidup. 

Acara kedua berupa Workshop akan dilaksanakan pada tanggal 13 November 2019, dimana target edukasi adalah pelaku UMKM khususnya di bidang food and beverages.

Saat ini, perkembangan bisnis minuman sangat meningkat. Sebut saja bisnis coffee shop dan bubble drink yang sekarang jadi tren untuk kalangan enterpreneur muda. Namun sayang, seiring dengan meningkatnya bisnis2 ini masih banyak pelaku bisnis yang masih belum sadar akan bahaya nya penggunaan sedotan plastik sekali pakai (plastik) bagi lingkungan.

Akibatnya jumlah bisnis FnB akan linear dengan jumlah sampah plastik. Sangat menyedihkan bukan? Maka dari itu, Younsgters Tangerang mencoba untuk membuat acara workshop yang ditujukan untuk pelaku UMKM tersebut. Dengan harapan, untuk customers yang memesan minuman untuk sistem dine in bisa mulai menggunakan bamboo straw. 

Dalam workshop ini nanti, peserta tidak hanya mendapatkan penjelasan tentang bamboo straw dan produk olahan bambu. Namun peserta juga akan diajak untuk praktik langsung untuk membuat gelas dari bambu, dan gelas hasil buatan bisa langsung dibawa pulang lo. Seru banget kan?

Tim Youngsters Tangerang berharap kegiatan ini bisa menjadi awal pergerakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan pelaku bisnis di wilayah tangerang akan pentingnya menjaga lingkungan dan bumi dari hal2 kecil yang biasa kita lakukan. We believe that small action will matters.

So, “Planet or Plastic everyone?” “

“I choose Planet! Will you?”

Tambahan:

Mengapa Bambu?

Salah satu sektor perkebunan unggul di wilayah tangerang adalah tanaman bambu. Banyaknya bambu yang ditanam di wilayah ini berbanding lurus dengan jumlah tempat sentra kerajinan bambu. Terlebih lagi, ‘Topi Bambu Foundation’ merupakan komunitas yang lahir dan berkembang di wilayah yang sama. Sehingga perpaduan ini membuat youngsters tangerang berani dan yakin bahwa kegiatan ‘Bamboo Straw Campaign” ini adalah kegiatan yang akan membawa dampak yang baik untuk menciptakan kesadaran akan cinta lingkungan untuk masyarakat dan pelaku bisnis di tangerang raya.

Share This Post

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on email

More To Explore

Sustainable School oleh Youngsters Semarang

Mandiri Youngsters Semarang bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Semarang, Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI), dan Yayasan Edunesia telah menyelenggarakan

Transformative Exchange

Transformative Exchange dibagi menjadi 2 agenda yang saling berkelanjutan. Acara pertama yaitu Social Transform Day, diadakan pada tanggal 24 November 2019 bertepatan dengan kegiatan Car